Pengaruh Bacaan Al-qur’an Terhadap Kesehatan
Bacaan Al-Qur’an Bisa Sembuhkan Penyakit
Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak terlepas dari dua perkara yaitu kemudahan dan kesulitan,yang kita inginkan tentunya kemudahan yang selalu terjadi pada diri kita, tapi kenyataanya dua kejadian tersebut saling bergantian menghampiri kita,secara dohirnya tentuya kita merasa senang apabila kita mendapat kemudahan padahal kemudahan dan kesulitan adalah cobaan bagi setiap muslim. Sebagai seorang muslim yang taat kita harus menerima ketetuan baik buruknya kenyataan yang kita alami tapi kadana-kadang kita lupa kebanyakan melihat dohirnya saja, contohnya apabila kita sakit kita lupa yang kita obati hanya dohirnya saja sedangkan bathinya tidak terobati padahal pengobatan bathinpun sangatlah penting bahkan banyak penyakit dhohir yang di sebabkan karena sakit bathinya.
Apabila seseorang terkena penyakit dan biasanya bagi orang-orang yang berduit rela mengeluarkan uang seberapapun asal penyakit sembuh, kita lupa bahwa kita adalah seorang muslim yang mempunyai Al-qur’an dan bisa di gunakan sebagai obat .
Ayat-ayat Alqur`an yang digunakan dalam pengobatan adalah unsur unsur Metafisika yang akan secara langsung terhubung dengan pusat otak, karena yang memproses fungsi-fungsi non verbal dan emosional adalah bagian otak. Ayat-ayat itu dapat melakukan penyembuhan emosional dan entah bagaimana bahkan meningkatkan kesadaran spritual. Ayat-ayat penyembuh Alquran memiliki suatu keistimewaan yang tidak ditemukan dalam obat-obat kimia, yang hanya diciptakan oleh Allah swt, bukan dibuat di laboratorium. Dalam proses penyembuhan Ayat-ayat tersebut akan membangkitkan energi spiritual yang mampu menyembuhkan rasa sakit, kesedihan dan kegagalan.
Sayangnya ketika kita membicarakan pengobatan qur’ani (Quranic Healing) maka masih banyak orang yang membayangkan pengobatan secara supranatural dengan kekuatan hipnotis dengan efek placebo yang sudah keluar dari kaedah agama ( musyrik ). Kesembuhan dapat terjadi melalui banyak cara- Sebagian baru saja kita pahami (sudah teruji dan diteliti secara ilmiah) – Lainnya baru akan kita pahami dan Sisanya tetap belum terungkap.
Kesembuhan yang belum terungkap adalah rahmat Allah swt. yang misterius, tidak bisa dipecahkan dengan “bagaimana” atau “mengapa” tapi untuk direngkuh dan disyukuri kewujudannya.
Pengaruh bacaan Al-qur’an terhadap kesehatan sanagtlah ilmiah,Secara medis telah dinyatakan bahwa tegang dan cemas bisa mengarah kepada pengurangan ( defisiensi ) kekebalan tubuh manusia terhadap penyakit. Semakin tidak stabil ( tidak setimbang ) kondisi kejiwaan dan kegelisahan seseorang, maka semakin terbuka peluang / rentan orang tersebut terserang penyakit. Pengaruh Al-Qur`an adalah mengembalikan ketidaksetimbangan tersebut hingga mengarah kepada peningkatan system kekebalan dan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Tubuh menjadi sehat dan kuat terhadap serangan penyakit.
Seorang Ilmuan yang bernama Dr. Ahmed El Kadi di Missouri, USA melakukan riset terhadap pengaruh bacan AlQur`an terhadap tubuh manusia dan beliau melakukan pengukuran penelitian ini dilakukan terhadap 3 kelompok
- Muslim yang bisa berbahasa Arab.
- Muslim yang tidak bisa berbahasa Arab
- Non-Muslim yang tidak bisa berbahasa Arab.
Pengaruh Bacaan Al-qur’an Terhadap Kesehatan di catat dan di ukur dengan menggunakan separangkan alat elektronik sebagai alat
- Perubahan gerak nafas secara langsung melalui komputer, dan
- Pengawasan melalui alat evaluasi perubahan-perubahan fisiologis pada tubuh.
Beberapa ayat Al-Qur’an dibacakan pada semua kelompok responden tersebut yang berbahasa Arab dan kemudian dibacakan terjemahnya dalam bahasa Inggris,Dan pada setiap kelompok ini diperoleh data adanya dampak yang bisa ditunjukkan tentang Al-Qur’an, yaitu 97% percobaan berhasil menemukan perubahan dampak tersebut. Dan dampak ini terlihat pada perubahan fisiologis yang ditunjukkan oleh menurunnya kadar tekanan pada syaraf secara spontanitas. Ini terlihat pada perubahan energi listrik pada otot-otot pada organ tubuh. Dan perubah-perubahan yang terjadi pada kulit karena energi listrik, dan perubahan pada peredaran darah, perubahan detak jantung, volume darah mengalir pada kulit, dan suhu badan. Dan semua perubahan ini menunjukan bahwasanya ada perubahan pada organ-organ syaraf otak secara langsung dan sekaligus mempengaruhi organ tubuh lainnya.
Ternyata riset yang dilakukan oleh Dr. Ahmed El Kadi, pengaruh bacaan Al Qur`an terhadap kesehatan dapat di ukur dan bisa menurunkan ketegangan syaraf yang akan menyebabkan seluruh badannya akan segar kembali, stamina tubuh membaik dan akan menghalau berbagai penyakit atau mengobatinya.
sumber (http://quranic-healing.blogspot.com)








