Berbohong Dan Pengaruhnya Pada Kesehatan
Dampak berbohong terhadap kesehatan
Berbohong Dan pengaruhnya pada kesehatan adalah sesuatu yang harus kita perhatikan,karena berbohong bagi seorang muslim adalah suatu larangan dan termasuk dosa besar dan pengaruhnya terhadap sang pembohong dan di sekelilingnya sangatlah fatal akibatnya. Berbohong juga akan mempengaruhi tingkat kesehatan seseorang baik kesehatan lahir maupun bathin.
Berbohong dan Pengaruhnya Pada Kesehatan yang dalam posisi menyembunyikan sesuatu menempatkan dirinya dalam bahaya. Rasa bersalah hanyalah awal. Seiring dengan rasa bersalah, mereka yang berbohong, menghilangkan kebenaran atau menyimpan rahasia berisiko terhadap beberapa komplikasi kesehatan.
Berbohong dan Pengaruhnya Pada Kesehatan karena berbohong melepaskan hormon stres. Peningkatan hormon ini menyebabkan denyut jantung dan pernapasan meningkat, pencernaan melambat, dan hipersensitif pada serat otot dan saraf,” kata MD Saundra Dalton-Smith, penulis Set Free to Live Free: Breaking Through the 7 Lies Women Tell Themselves.
Efeknya mungkin tidak serius, tapi seiring waktu, berbohong dapat menyebabkan kondisi, seperti penyakit jantung koroner, stroke, kanker, diabetes, dan gagal jantung.
Mengapa?
“Tekanan darah meningkat dalam hati ketika Anda berbohong. Inilah yang dapat mengancam hidup Anda dalam jangka waktu lama,” kata Dr Smith, seperti dikutip dari Bettyconfidential.
Sebagai informasi, kaitan antara tekanan darah dan berbohong seperti ditunjukkan alat pendeteksi kebohongan. Polygram atau lie detector bisa akurat menguji kebohongan karena alat ini mengukur tekanan darah seseorang.
Mungkin berbohong tidak secara cepat membuat Anda terserang stroke, tapi ada bukti bahwa semakin Anda berbohong, semakin mudah Anda mendapatkan bencana.
Menurut hasil penelitian pada November 2010 oleh Departemen Psikologi Universitas Ghent di Belgia dan telah dipublikasikan jurnal Consciousness and Cognition, “Sering berkata jujur membuat seseorang sulit berbohong, dan sering berbohong membuat seseorang lebih mudah berbohong.”
“Dengan kata lain, Anda menuai apa yang Anda tabur. Semakin sering Anda berbohong maka semakin mudah Anda melakukannya, begitupun sebaliknya,” kata Dr Smith.
Mereka yang kerap berbohong atau menyimpan rahasia besar selama bertahun-tahun mungkin tidak merasakan gangguan apapun. Namun dari waktu ke waktu, mereka secara signifikan lebih berisiko pada kondisi kesehatan yang buruk.
Ternyata, berbohong tidak hanya menyakiti hati seseorang secara, tapi juga tubuh Anda.
Dr.dr.Ari F Syam SpPD-kGEH,MMB,FINASIM,FACP, spesialis penyakit dalam FKUI-RSCM mengatakan tekanan jiwa ditambah lagi dengan stress-stress lain selama mempertahankan kebohongan akan menyebabkan gangguan jiwa (Neurosis) baik depresi maupun ansietas maupun gangguan fisik akibat kejiwaan berupa penyakit Psikosomatik.
Psikosomatik adalah penyakit fisik yang didasari oleh penyakit psikis. Seperti diketahui berbagai penyakit akan kambuh jika adanya faktor stress yang mencetuskan keadaan tersebut. Misalnya, asam lambung akan meningkat saat stress.
Pasien yang mengalami psikosomatik akan diare atau bisa saja sebaliknya menjadi susah buang air besar. Dalam keadaan stress tekanan darah menjadi tidak terkontrol, gula darah juga tidak terkontrol, serangan asma akan terjadi pada penderita asma yang mengalami kekambuhan karena stress. Begitu pula dengan serangan stroke atau serangan jantung yang juga dapat dipicu oleh terjadinya stress.
Pasien yang mengalami psikosomatik bisa saja akan mengalami gangguan fisik yang lebih menonjol tanpa menyadari bahwa faktor psikis yang mendasari kelainan fisik yang terjadi.
“Pasien bisa saja datang dengan keluhan gatal pada kulit atau bahkan berupa eksim, pegal-pegal pada bagian badan tertentu (fibromialgia), sesak nafas tanpa sebab yang jelas,sakit kepala kronis,migren, nafsu makannya menjadi terganggu umumnya menurun tetapi bisa saja meningkat. Bisa juga tidurnya menjadi terganggu,” katanya.
Nafsu makan yang menurun, terjadinya gangguan tidur tentu akan menyebabkan penurunan daya tahan tubuh dan akhirnya menyebabkan pasien yang mengalami stress tersebut rentan terhadap berbagai penyakit infeksi.
Subhanalloh…….ternnyata Alloh melarang berbohong demi kebaikan kita sebagai makhluknya dan saking cintanya Alloh terhadap kita sehingga kita jangan terjerumus oleh ajakan setan yang terkutuk yang jelas-jelas akan mengajak kita jauh dari Alloh…semoga kita salalu dapat hidayah dan inayahnya amiiin……








